Foto:dam terpedo glundengan :by zaichua |
Setelah beberapa kali melintas di jembatan ini, seperti tidak ada hal yang terasa aneh, bahkan untuk memikirkan hal yang melebihi akalpun sepertinya tidak terlintas.
Memang tidak bisa di pungkiri, bagi kami warga asli desa setempat, sudah seringkali menyaksikan kejadian yang tidak wajar, salah satu contoh adalah teman masa kecil saya, sekitar 18 tahun yang lalu , saat kami masih sekitar usia 6 tahunan, pada waktu itu entah kebetulan atau sebuah keberuntungan, seperti hari-hari sebelumnya biasa pulang sekolah kami mampir di rumah cuma ganti baju, tanpa berfikir untuk makan dan langsung OTW sungai, dan kami terbiasa mandi di Aliran sungai paling tengah, tapi gak Jarang Juga di sungai paling timur, yang paling dekat dengan gunung, maklum lah desa kami sangat kaya dengan sungai, total ada tiga sungai yang membentang sejajar berurutan di ujung timur perkampungan kami, yang memecah antara kampung dan pegunungan.... Ah jadi terlampau jauh membahas kelebihan desa kami, nanti di kira pamer ... hehe....
Kembali ke cerita saya di awal, entah waktu itu saya kebetulan atau beruntung, saat pulang sekolah yang seperti saya kutip sedikit tadi, teman-teman lewat depan rumah saya untuk menuju ke sungai , maklum rumah saya yang paling timur dan sekaligus menghadap di jalan kecil tempat biasa warga lalu lalang berangkat dan pergi ke kebun, ke gunung mancari kayu bakar atau mencari rumput buat ternaknya, gak terkecuali teman-taman saya waktu itu, yang lewat dan mengajak saya mandi di sungai, tapi waktu itu saya tidak ikut, karena saya sedang membuat layang-layang dan hampir selesai juga, karena tanggung jadi saya gak ikut.
Nah inilah awal kejadiannya, waktu saya di ajak ke sungai dan tidak ikut, akhirnya teman-teman lanjut jalan ke sungai tanpa saya, dan sayapun melanjutkan menggarap layangan, tapi dalam hati saya berkata.. Yah sebentar lagi selesai, kalau sudah selesai saya langsung menyusul teman-teman ke sungai.
Dan sayapun terus lanjut dan lanjut lagi, tanpa terasa ternyata di situ saya sudah menghabiskan waktu sekitar 1 jam, karena waktu itu kami pulang sekolah pkl. 10:00, jalan pulang dan ganti baju Sekitar 30 menit , jadi saya bikin layang-layang hampir Sslesai pkl. 11:30, dan waktu segitu biasanya kami anak-anak di larang ke sungai oleh orang tua, karena jam-jam segitu ada "KoloLiwat" kata orang-orang tua kami dulu.
Nah.. Karena sudah jam segitu saya di larang ke sungai oleh Ibu, tapi di suruh mandi di rumah dan langsung Sholat , dan di tutup tidur, boleh keluar kalo sudah sore.Tapi... selesai sholat Dzuhur, belum sempat saya tidur terdengar suara ramai dan ribut di luar, maklum kan rumah saya di pinggir jalan.
Sayapun meihat keluar, ternyata itu teman-teman saya tadi yang terlihat ramai dan mondar mandir di jalan.
Saya lihat mereka jalan pulang, gak lama balik lagi ke arah sungai, dan rasa ingin tau saya semakin kuat, awalnya cuma heran biasa, tapi semakin lama bertambah penasaran melihat mereka, dan gak lama kemudian semakin ramailah keadaan, yang awalnya mondar-mandir hanya Teman-teman Saya, sekarang justru keluarga dan kerabat mereka ....
Innalillahi Wa inna Ilaihi Roji'un ..
Ternyata perasaan saya yang keheranan tadi terjawab setelah warga mengetahui kalau salah satu teman saya tenggelam di sungai , tepatnya di bagian jalur atas bendungan air atau DAM Peninggalan belanda yang bernama TERPEDO Itu, dan saya sempet heran, kenapa mereka mandi di Sana, padahal selama ini kami gak pernah mandi di bagian atas bendungan, atau bagian tempat air yang terbendung itu.
Apalagi di waktu-waktu segitu (sekitaran jam 12 siang)..
Di situlah jeheranan kami, padahal di sana airnya tenang, tapi teman saya tenggelam di situ.
Dan bukan itu saja, seingat saya ada 3 kejadian serupa dan hal-hal tidak biasa yang terjadi di sekitaran bendungan TERPEDO yang terletak di desa GLUNDENGAN KRAJAN, Kec. Wuluhan, Kab. Jember, Jatim. Indonesia .... Itu..
Tapi.. Apapun kejadiannya, kami sebagai warga muslim, menganggap itu adalah hal yang biasa, karena maut hanya Allah SWT yang menentukan.
Meskipun itu terjadi di bendungan air yang tidak seharusnya untuk mandi, karena secara ilmiah itu bisa di jelaskan.
Dan mudah-mudahan cerita kejadian ini bisa di buat sebagai renungan juga pembelajaran bagi kita semua, terlebih para orang tua, agar jangan pernah membiarkan anak-anaknya bermain tanpa pengawasan terlampau Jauh..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar